Bawaslu KBB Waspadai Mobilisasi ASN dan Politik Uang pada Pilkada 2024

Adi Haryanto
Politik uang, pelanggaran pemilu yang sering terjadi. (FOTO: ILUSTRASI)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) dan politik uang pada Pilkada 2024. Pelanggaran aturan pemilu itu dikhawatirkan memicu konflik horizontal di KBB.

Ketua Bawaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha menyatakan, selain mobilisasi ASN, pelanggaran yang juga sering terjadi dan dilaporkan ke Bawaslu adalah politik uang. Khusus untuk pelanggaran tersebut bukan hanya bisa muncul di Pilkada tapi juga di pemilihan anggota legislatif.

"Biasanya pelanggaran yang sering terjadi adalah mobilisasi ASN dan politik uang," kata Ketua Bawaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha, Sabtu (1/10/2022).

Untuk mencegah pelanggaran pemilu itu, ujar Cecep Rahmat Nugraha, Bawaslu KBB menyusun langkah-langkah pengetatan pengawasan. Misalnya, untuk menekan kasus politik uang, Bawaslu KBB bakal mengandeng aparat penegak hukum. 

Sementara terkait mobilisasi ASN, kerja sama dilakukan dengan pemerintah daerah. "Kami juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran. Supaya bisa mewujudkan pemilu yang bersih," ujar Cecep Rahmat Nugraha. 

Bawaslu KBB, tutur dia, juga mewaspadai politik identitas yang kerap jadi muatan politik pada pemilu. Untuk melaksanakan pengawasan, Bawaslu KBB bakal segera membentuk Sentra Gakkumdu, proses perekrutan Panwascam, dan juga sosialisasi.

"Fokus kami memang ke pengawasan, tapi upaya mewujudkan Pemilu yang bersih tidak bisa terwujud jika tidak ada peran serta dan keterlibatan aktif dari masyarakat," tutur Ketua Bawaslu KBB.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lokasi Operasi Zebra Lodaya 2022 di Cimahi dan KBB, dari Cimareme hingga Lembang

57 tahun lalu

Plt Bupati Bandung Barat Bertemu Menpan RB, Bahas Nasib Honorer di Pemda KBB

57 tahun lalu

115 Honorer Tak Tercatat lagi di Satpol PP KBB, Kasatpol: Kontrak Habis

57 tahun lalu

Protes Diputus Kontrak, Ratusan Eks Honorer Satpol PP Geruduk Pemda KBB

57 tahun lalu

Waduh, 115 Honorer Satpol PP KBB Terpaksa Dirumahkan karena Gaji Tak Dianggarkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal