KPU Khawatir Pilwalkot Bandung 2018 Sepi Pemilih

Yogi Pasha
Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Almubarok. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) khawatir tingkat partisipasi pemilih saat pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung pada 2018 sepi pemilih.

Kekhawatiran tersebut akibat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 itu bertepatan pada H+10 atau 10 hari setelah Lebaran.

"Saya khawatir akan berdampak terhadap angka partisipasi pemilih di Pilwalkot Bandung pada 27 Juni 2018," kata Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Almubarok usai kegiatan Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Selasa (12/12/2017).

Sementara itu, untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar tidak terlalu berpengaruh karena bisa saja warga yang masih di kampung halaman dapat menggunakan hak pilihnya.
 
"Kami akan mempersiapkan dan melakukan sosialisasi terus untuk mengingatkan warga Bandung segera kembali agar bisa menggunakan hak pilihnya. Kami punya kekhawatiran Pilwalkot ini sepi pemilih," ujar dia.

Rifqi mengaku, selain mengimbau dan melakukan sosialisasi, KPU tidak memiliki cara lain. "Kami tidak ada cara lain kecuali hanya mengingatkan saja kepada warga agar segera kembali untuk menggunakan hak pilihnya di Bandung," tuturnya.

Dia mengungkapkan, selama ini KPU telah melakukan berbagai sosialisasi calon pemilih. Terutama sosialisasi bagi calon pemilih pemula.

"Sosialisasi yang kami lakukan dengan cara tidak konvensional. Cara sosialisasinya menarik dengan berbagai permainan dan simulasi cara memilih," ujar dia.

Rifqi juga mendorong agar partai politik memberikan calon wali kota dan wakil wali kota yang terbaik. Kemudian, tidak menetapkan kandidatnya di akhir masa pendaftaran di KPU.

Kehadiran calon wali kota yang terbaik dan berkualitas ini akan menambah tingkat partisipasi pemilih di Pilwalkot Bandung.

"Harapan warga Bandung kan menginginkan calon yang berkualitas. Partai diharapkan tidak menetapkan calon di akhir jelang pendaftaran yang rawan terjadi kesalahan administrasi dan memunculkan konflik," katanya.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Quick Count Pilwalkot Bandung 2024, Presenter Kondang Farhan Unggul Bersama Erwin

57 tahun lalu

Momen Ferry Kurnia Bersama Cawalkot Haru Suandharu saat Silaturahmi IKA SMAN 8 Bandung

57 tahun lalu

Antisipasi Kerawanan Pilkada 2024, Ini yang Disiapkan Polrestabes Bandung

57 tahun lalu

2 Orang Dekat Ridwan Kamil Ramaikan Bursa Kandidat Calon Wali Kota Bandung

57 tahun lalu

Pilwalkot Bandung 2024, Kader Golkar Dominasi Bursa Kandidat Calon Kepala Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal