Masyarakat Baduy Selama Ini Ternyata Tolak Dana Desa Rp2,5 Miliar, Sudah sejak 2017

Fariz Abdullah
Pintu masuk kampung adat masyarat Baduy di Lebak, Banten. (Foto: Ist)

LEBAK, iNews.id - Masyarakat adatBaduy ternyata selama ini menolak bantuan dana desa (DD) yang dikucurkan pemerintah. Alasannya, bantuan tersebut dinilai berbenturan dengan aturan adat.

Kepala Desa Kanekes Jaro Oom di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten mengatakan, masyarakat Baduy sudah sejak lama tidak menerima bantuan dana desa (DD).

"Hante, hante masuk, atu sulit dicaritakeunana (tidak, tidak masuk (dana desa ke Pemdes Kanekes), ya sulit diceritakan). Intinya, sulitnya itu karena berbenturan dengan aturan adat," ujar Jaro Oom, Kamis (13/2/2025).

Meski dana desa ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, masyarakat lebih memilih untuk menjalankan kehidupan mereka sesuai dengan adat dan tradisi yang sudah ada, tanpa campur tangan dana dari luar. 

"Kami menghargai bantuan yang diberikan, tetapi kami lebih memilih untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan kami tanpa melibatkan dana dari luar, termasuk dana desa," kata Jaro Oom.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
17 hari lalu

Tertipu Janji Jadi Karyawan Tetap di Pabrik, 10 Pencari Kerja di Banten Rugi Rp223 Juta

20 hari lalu

Kebakaran Rumah di Cilegon akibat Korsleting, Bangunan dan Isinya Ludes Dilahap Api

31 hari lalu

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, 1 Orang Jadi Tersangka

1 bulan lalu

Bocah SD Tercebur ke Sumur Sedalam 30 Meter di Lebak, Dievakuasi dalam Kondisi Tewas

2 bulan lalu

Gempa Terkini M 5,6 Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal