Modus Beri Hukuman, Pengasuh Ponpes di Karawang Cabuli 6 Santriwati

Nila Kusuma
Polres Karawang menggelar perkara kasus pencabulan yang dilakukan pengasuh ponpes terhadap enam santriwati, Senin (9/9/2024). (Foto: MPI)

KARAWANG, iNews.id - Pengasuhpondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat berinisial KA (49) ditangkap karena diduga telah mencabuli enam santriwati.

Modus yang dilakukan KA dengan berpura-pura menghukum santriwati sambil meminta membuka aurat.

Kapolres Karawang, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, penangkapan KA setelah petugas menerima laporan dan melakukan penyelidikan. 

"Kami sudah tetapkan sebagai tersangka dan langsung kami tahan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman atas kasus ini. Untuk sementara korban berjumlah 6 orang," kata Edwar di Mapolres Karawang, Senin (9/9/2024).

Menurut Edwar, polisi menangani kasus pencabulan dengan pelaku KA berdasarkan laporan dari orang tua korban.
Pencabulan dilakukan oleh pelaku kepada anak muridnya sejak tahun 2023 hingga Maret 2024. "Pelakunya merupakan pengajar sekaligus pengasuh pondok pesantren di tempat korban belajar. Kejadiannya berlangsung sekitar satu tahun," katanya.

Edwar mengatakan, selain menangkap pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pakaian korban dan alat bukti lainnya seperti cctv. "Penyidik masih menangani kasus ini dan akan memanggil sejumlah saksi lainnya," katanya.  

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 hari lalu

Polisi Buru 4 Perampok Uang WNA Rp1,3 Miliar di Karawang Modus Pecah Ban

2 hari lalu

Perampok Modus Kempes Ban Gasak Tas Berisi Uang Rp1,3 Miliar di Karawang

6 hari lalu

Terpapar Asap Kebakaran Lahan, Puluhan Siswa SMK di Karawang Dilarikan ke RS

6 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

7 hari lalu

Bejat! Guru Bimbel di Lampung Timur Cabuli Murid Laki-Laki 7 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal