Pabrik Obat Keras di Sumedang Digerebek, Polisi: Pengungkapan Terbesar saat Ini

Beben HVA
Ilustrasi penggerebekan pabrik obat keras di Sumedang yang sudah beroperasi selama enam bulan. (Foto: Ilustrasi/Antara) Foto: Ilustrasi/Antara

SUMEDANG, iNews.id - Polisi menggerebek pabrik obat keras di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang. Penggerbekan yang dilakukan petugas Polda Jabar dan Polres Sumedang ini diklaim sebagai pengungkapan obat telarang terbesar untuk saat ini. 

Diketahui, bisnis obat keras itu dijalankan oleh EN dan HA, warga Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, selama enam bulan. Selama beroperasi, kedua tersangka cukup lihai yakni dengan mendesain bangunan dengan peredam suara agar semua aktivas di dalamnya tidak terdengar dari luar. Selain itu, mereka juga menggunakan peralatan mesin untuk mempercepat proses produksi.  

Kedua tersangka leluasa memproduksi obat keras selama enam bulan dengan omzet penjualan antara Rp300 juta hingga Rp400 juta per bulan. Semua obat keras itu diedarkan ke seluruh Indonesia melalui pengiriman paket kepada seseorang.

"Pil ini merupakan kategori G obat terlarang yang bisa membuat mabuk. Produksinya juga harus ada izin dari BPOM," kata Dirnarkoba Polda Jabar, Kombes Rudy Ahmad Sudrajat," Minggu (22/8/2021). 

Sampai saat ini kedua tersnagka harus menjalani serangkaian pemeriksaan. Mereka dijerat Pasal 196 dan 197 Undang Undang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Penyeludupan 1.000 Butir Obat Terlarang ke Lapas Sumedang Digagalkan

4 hari lalu

Ditresnarkoba Polda Jatim Sita 43 Kg Sabu dan Ribuan Vape Narkoba Etomidate

18 hari lalu

Kades di Pasuruan Digerebek Warga Saat Berduaan dengan Istri Orang di Kos, Kini Didesak Mundur

1 bulan lalu

Viral Video Suami Gerebek Istri dengan Pria Selingkuhan di Kamar Kos, Keduanya Pegawai BPN

1 bulan lalu

Kronologi Baku Tembak di Lampung Utara Tewaskan Bandar Narkoba, 3 Polisi Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal