Pemudik Bandel Pulang ke Cimahi, Harus Mau Dikarantina di Mes TNI

Adi Haryanto
Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan pemudik yang membandel pulang kampung ke Cimahi akan dikarantina selama lima hari. (Foto: Dok.MPI)

CIMAHI, iNews.id - Warga luar daerah yang kedapatan mudik ke Kota Cimahi harus mau menjalani karantina selama lima hari. Itu menjadi peraturan yang ditetapkan pemerintah sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 saat larangan libur mudik diterapkan. 

"Apabila ada pendatang dan tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah, hanya punya dua pilihan. Kembali ke tempat asal atau dikarantina lima hari di Kota Cimahi," kata Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana kepada wartawan, Jumat (30/4/2021).

Aturan karantina bagi warga yang tetap mudik itu tertera dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9/2021 tentang tentang Perpanjangan PPKM, dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Ngatiyana mengatakan, ada beberapa opsi yang ditawarkan Pemkot Cimahi bagi pemudik yang memilih untuk dikarantina selama lima hari. Salah satu pilihannya di antaranya mes milik TNI yang berada di berbagai Pusat Pendidikan (Pusdik) di Kota Cimahi.

"Saya sudah berkoordinasi dengan beberapa tempat. Seperti Pusdik, penginapan, hotel. Silakan mau dimana pilih. Biaya selama karantina dari mulai makan hingga tempat, ditanggung sendiri," ujarnya. 

Menurutnya, tempat-tempat itu bisa dipakai untuk karantina. Selain mes di Pusdik ada beberapa hotel dan penginapan di Cimahi yang bisa dipakai karantina juga. Petugasnya hanya melakukan penjagaan untuk memastikan mereka yang dikarantina tidak kabur atau keluyuran.

"Nanti kalau karantinanya sudah lima hari baru boleh keluar bertemu keluarganya, asalkan dipastikan kondisinya sehat," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Cimahi Minta Santri yang Mudik Ikuti Aturan saat Tiba di Kampung Halaman

57 tahun lalu

Kejari Geledah Kantor Disnaker Cimahi, Usut Dugaan Korupsi Program Pelatihan

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Segini Jumlah Kendaraan yang Keluar Masuk Jateng

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

Penumpang Kereta Api Membeludak di Semarang saat Lebaran, Tembus 125.265 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal