BANDUNG, iNews.id - Pencarian Raden Siti Widianingsih (75) yang hilang saat mengikuti gerak jalan di kawasan Hutan Jaya Giri, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat terus berlangsung. Memasuki hari ke-3, setelah nenek berusia 75 tahun ini dinyatakan hilang, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satbrimob, Wanadri, dan warga belum menemukan titik terang.
Namun, pada Kamis, 2 November 2017, Tim SAR menemukan sebuah topi berwarna putih yang diduga digunakan si nenek di tengah hutan Jaya Giri. Tim SAR juga memeroleh keterangan saksi seorang pemburu burung yang mengaku sempat berpapasan dengan korban.
Koordinator Tim Basarnas Arief Budiman mengatakan, pencarian terhadap nenek (75) masih terus dilakukan. Sejumlah tim terus menyisir lokasi yang diduga dilintasi korban.
"Selain itu ada saksi yang mengaku sempat berpapasan dengan si nenek. Dia seorang pemburu burung," kata Arief, Bandung, Jumat(3/11/2017).
Menurutnya, pencarian korban terus dilakukan hingga tujuh hari ke depan. Korban dinyatakan hilang pada 31 Oktober lalu saat mengikuti kegiatan gerak jalan yang dimulai dari Bumi Perkemahan Cikole, Lembang dan berakhir di Puncak Eurad perbatasan Kabupaten Bandung Barat-Subang.
"Pencarian pada hari ke-3 masih belum ada hasil. Tapi, petugas gabungan menemukan sejumlah jejak dan saksi," ucapnya.
Kawasan Hutan Jaya Giri, Cikole, lembang memiliki medan yang cukup terjal. Kondisi medannya banyak bukit dan lembah yang menjadi sedikit penghambat dalam upaya pencarian tim gabungan.