Pengungsi Gempa Cianjur Terjangkit Gatal-gatal Parah, Dokter Sebut Scabies 

Ricky Susan
Warga terdampak gempa Cianjur mulai terserang penyakit kulit akibat tak bisa menjaga kebersihan. (Foto: iNews.id/Ricky Susan)

CIANJUR, iNews.id - Sejumlah pengungsi terdampak gempa Cianjur di tenda pengungsian mulai terserang penyakit kulit. Salah satunya penyakit kulit scabies yang menyerang keluarga di Kampung Brenuk, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur. 

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu sarcoptes scabiei dengan gejala gatal parah yang memburuk pada malam hari,
bentol atau lepuhan pada kulit tempat kutu bersembunyi, kulit kemerahan, kulit bersisik atau berkerak.

Kabid Pencagahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan adanya satu keluarga terdampak gempa yang terjangkit penyakit. 

"Berdasarkan laporan dari puskesmas setempat satu keluarga tersebut menderita penyakit kulit scabies," katanya pada wartawan, Kamis (19/1/2023). 

Satu keluarga yang terserang penyakit scabies tersebut, lanjut dia, karena kurang menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak adanya air bersih. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

PBNU Salurkan Bantuan Psikososial dan Nutrisi untuk Anak Penyintas Gempa Cianjur

9 hari lalu

Kemenimipas Salurkan Bantuan 20 Ton Beras ke Korban Gempa Flores di Ruteng

9 hari lalu

Petrus Y Elmiance Salurkan Donasi dari Papua Barat untuk Korban Gempa Manggarai Timur

17 hari lalu

Iwan Bule Semangati Anak-Anak Pengungsi Gempa NTT, Pastikan Bantuan Tersalurkan

18 hari lalu

Pendataan hingga Salurkan Makanan, Hima Domi Terus Bergerak Bantu Korban Gempa Manggarai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal