Pengunjuk Rasa Gabungan Tolak Kenaikan Harga BBM Kembali Geruduk DPRD Kuningan

Yudi Sudirman
Pengunjuk rasa gabungan menggeruduk DPRD Kuningan. Mereka menilai kenaikan harga BBM bersubsidi dinilai membebani masyarakat. (FOTO: ILUSTRASI)

KUNINGAN, iNews.id - Unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi Kabupaten Kuningan, Senin (19/9/2020). Kali ini digelar oleh tukang ojek bersama massa Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib), Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan (APIK) dan Gerakan Aqidah (Gardah) menggeruduk Gedung DPRD Kuningan.

Para pengunjuk rasa siang itu saat melakukan longmarch dari Masjid Syiarul Islam menuju Gedung DPRD dengan mengendarai motor. Lalu, di tengah perjalan mereka berhenti seolah-olah mogok. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan mendorong motor.

Sesampai lokasi, mereka menembus barisan ketat penjagaan dari aparat kepolisian dan Satpol PP di pagar utama pintu gerbang, dan setelah mendapat persetujuan, para pengunjuk rasa berorasi di halaman Gedung DPRD.

“Kami rakyat merasakan kenaikan harga BBM merupakan kebijakan yang sangat pahit. Membeli BBM dengan harga Rp10.000, itu sangat mahal bagi kami, sehingga jika mau berangkat ke mana-mana kami harus berpikir 10 kali,” kata Ketua FPI Kuningan ustaz Endin.

Ustaz Endin menganggap pemerintah telah menzalimi rakyat sehingga pantas jika mereka bereaksi melakukan aksi demo menolak kenaikan harga BBM

“Kami minta tidak perlu melakukan tindakan tak terpuji, dengan menggembosi masyarakat, persilahkan dan tidak perlu menghalangi mayarakat yang akan turun ke jalan, menyampaikan aspirasinya, keluh kesah dengan suara mereka, ya suara rakyat,” ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tumpahan Oli Sebabkan 30 Motor Tergelincir di Jalan Provinsi, Damkar Kuningan Bertindak

57 tahun lalu

Pria Diduga Jambret Nyaris Dipukuli Massa di Kuningan Diselamatkan Bhabinkamtibmas

57 tahun lalu

Effendi Simbolon Sebut TNI seperti Gerombolan, Ini Respons Bijak Dandim 0615 Kuningan

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Kepala Desa di Kuningan yang Diduga Oplos Gas Elpiji

57 tahun lalu

Eks Perangkat Desa di Kuningan Ditangkap Polisi Gegara Diduga Jadi Agen Judi Online

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal