PTDI Genjot 3 Proyek Strategis, Pengerjaan Pesawat N219 Amfibi Dituntaskan

Arif Budianto
KSAU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meninjau fasilitas produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung, Jawa Barat, Senin (26/7/2021). (Foto: Dispenau)

BANDUNG, iNews.id - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berkomitmen menuntaskan tiga program strategis nasional, kendati saat ini sektor industri sedang menurun akibat pandemi. Hal itu dilakukan dalam rangka mendorong kemandirian industri pertahanan dalam negeri serta mempertahankan keamanan nasional.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan, kondisi pandemi ini menyebabkan penurunan pasar aerospace secara global hingga 40 persen, termasuk PTDI. Tahun 2019 PTDI mampu mencatat untung Rp150 miliar, juga ikut tergerus sejak pandemi terjadi. 

"Adanya pandemi, akhirnya loading kami hanya 40 persen. Tapi kami terus melanjutkan tiga program strategis nasional yang sudah berjalan. Yaitu pesawat nir awak atau drone, pesawat N219 Amfibi, dan rudal nasional," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (31/8/2021).

Elfien mengungkapkan, pesawat jenis amphibi ini dapat menghubungkan antarpulau di Indonesia, cocok sekali dengan kondisi geografis Indonesia yang merupakan Negara kepulauan dengan 17.000 pulau. Keberadaan PTDI sebagai produsen dalam negeri menjadi sangat penting, sebuah industri dirgantara Indonesia yang menghasilkan produknya untuk mendukung pengisian kebutuhan penerbangan konektivitas dan perintis di Indonesia.

“Penerbangan dan perkapalan itu menjadi bagian penting pada negara seperti Indonesia ini. Fungsinya adalah untuk menjangkau dan menghubungkan wilayah 3T, yaitu terluar, terdepan dan tertinggal.” ucapnya.  

Untuk Pesawat N219A kebutuhannya adalah untuk memangkas keberadaan pembangunan infrastruktur landasan udara atau bandara. “Juga akan mempercepat sektor pariwisata. Karena bisa landing di kawasan pantai pulau wisata yang dituju wisatawan,” katanya. 

Bersama konsorsium Prioritas Riset Nasional (PRN), saat ini sedang dilakukan pengembangan floater (sepasang kaki pelampung) untuk pesawat N219 amphibi. Kaki pelampung nanti akan diletakkan di bawah badan pesawat sebagai pengganti roda pendarat, sehingga dapat melakukan lepas landas (take-off) dan mendarat (landing) di atas permukaan air. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KSAU: Saya Yakin PTDI Mampu Raih Kejayaan Seperti di Masa Lampau

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 12 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

57 tahun lalu

Penampakan 2 Boeing 737 Terlantar di PTDI Bandung Viral, Mangkrak Sejak 2005

57 tahun lalu

Pemilik Tak Jelas, 2 Boeing 737 di PTDI Akan Jadi Laboratorium Edukasi Penerbangan

57 tahun lalu

Viral! 2 Pesawat Boeing 737 Terlantar di Bandung, PTDI Telusuri Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal