Tim Saber Pungli Jabar Selidiki Dugaan Pemalsuan Kualitas Beras BPNT di KBB

Agung Bakti Sarasa
Pembagian beras bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Barat menemukan indikasi pemalsuan kualitas beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk mengungkap dugaan itu, Tim Saber Pungli Jabar melakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil investigasi Tim Saber Pungli Jabar, program BPNT yang bertujuan membantu perekonomian keluarga prasejahtera itu tampaknya hanya menjadi lahan basah untuk memperkaya segelintir suplier nakal, oknum TKSK, oknum koordinator bansos, oknum petugas PKH, dan oknum lainnya.

Tim Saber Pungli Jabar yang melakukan investigasi ke lapangan menemukan adanya indikasi pemalsuan kualitas beras. Temuan ini diperoleh di sejumlah keagenan di wilayah Kecamatan Cipongkor. Diduga, CV TKJ sebagai suplier BPNT hanya menjual karungnya saja yang sudah memiliki izin kemas dan izin edar dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Namun, beras yang diisikan bukan premium sebagaimana tercantum dalam keterangan di karung, melainkan beras non-premium. Tim Saber Pungli Jabar juga menemukan fakta lain di mana suplier mengirim komoditi buruk ke KPM di wilayah tersebut. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
12 hari lalu

8 Warga Miskin Blora Dicoret dari Penerima Bansos gegara Terindikasi Judol

15 hari lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

4 bulan lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

11 bulan lalu

Cek Bansos Kemensos, Gus Ipul Pastikan BLTS Rp300.000 Cair Bulan Ini

2 tahun lalu

Oknum Jukir Getok Tarif Rp10.000 di Masjid Al Jabbar, Saber Pungli Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal