Berbondong-Bondong Pulang, Jumlah Pengungsi Merapi Asal Magelang Tersisa 234 Orang

Angga Rosa
Pengungsi asal Dusun Babadan 1, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang saat meninggalkan lokasi pengungsian. (Foto/ist)

MAGELANG, iNews.id- Jumlah pengungsi Gunung Merapi asal Kabupaten Magelang kini tersisa 234 orang, Selasa (15/12/2020). Jumlahnya merosot tajam setelah ratusan pengungsi asal Dusun Babadan 1, Desa Paten, Kecamatan Dukun berbondong-bondong pulang kemarin.  

Data Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang, pengungsi yang masih bertahan di barak pengungsian adalah 84 warga Dusun Babadan 2, Desa Paten; 119 warga Desa Krinjing; dan 31 warga Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun. Mereka tinggal di tiga titik tempat evakuasi akhir (TEA) yang berada di Kecamatan Mertoyudan dan Kecamatan Muntilan. 

Sedangkan pengungsi asal Dusun Babadan 1, Desa Paten yang kembali ke rumahnya Senin (14/12/2020) kemarin, jumlahnya 276 orang. Mereka sebelumnya berada di  tempat evakuasi akhir (TEA) Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.

Kepala Desa Banyurojo, Iksan Maksum mengatakan, seluruh pengungsi dari Dusun Babadan 1 sudah pulang ke rumah secara mandiri untuk sementara waktu.

“Mereka pulang guna melihat kondisi rumah, ternak dan lahan pertanian,” kata Iksan.

Terkait bencana erupsi Gunung Merapi, Desa Banyurojo menjadi desa saudara untuk Dusun Babadan 1. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
14 hari lalu

Truk Bermuatan Kuda Masuk Jurang di Magelang, 6 Orang Luka-Luka

16 hari lalu

Gunung Merapi Erupsi Malam Ini, Luncurkan Wedhus Gembel 2.000 Meter

17 hari lalu

Rem Blong, Truk Tabrak 2 Mobil dan 2 Motor di Magelang

31 hari lalu

Meriahkan HUT ke-81 RI, Agen Bus di Magelang Lomba Tarik Bus 10 Ton Sejauh 25 Meter

1 bulan lalu

Pengumuman! Candi Mendut Ditutup 1 Tahun, Ada Pemugaran akibat Rembesan Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal