Ganjar Desak Wali Kota Semarang Klarifikasi Data Covid-19 ke Pemerintah Pusat

Ahmad Antoni
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tampak serius berbincang dengan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat rapat dengan instansi terakit membahas penanganan Covid-19. (Foto: SINDOnews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Pemkot Semarang segera melakukan klarifikasi data Covid-19 dengan pemerintah pusat. Pasalnya, jumlah kasus positif yang diumumkan Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 berbeda dengan data yang ada di Kota Semarang.

Sebelumnya, Kota Semarang beberapa kali disebut sebagai penyumbang kasus positif Covid-19 tertinggi nasional. Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito pada Selasa (8/9/2020) mengatakan, Kota Semarang menjadi daerah tertinggi Covid-19 dengan jumlah kasus positif 2.591. Padahal dalam website resmi Covid-19 Kota Semarang menyebutkan, jumlah kasus positif pada hari yang sama hanya 507.

"Saya minta Pemkot Semarang melakukan komunikasi. Harus diklarifikasi biar tidak membuat gaduh," kata Ganjar ditemui di kantornya, Rabu (9/9/2020).

Ganjar juga sempat menanyakan perihal perbedaan data itu kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Dari penjelasannya, diketahui bahwa memang terjadi perbedaan data yang sangat signifikan antara pusat dan daerah.

"Pak Hendi (Hendrar Prihadi) bilang, datanya belum diupdate oleh pak Wiku (Jubir Satgas Covid Pusat). Mungkin pak Wiku juga penting untuk mengupdate data biar tidak membingungkan," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
18 jam lalu

Ketua KONI Jateng Dukung Polisi Usut Kematian Atlet Pencak Silat di Ajang Porprov

1 hari lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

1 hari lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

7 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

12 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal