Ganjar Pranowo Akan Tutup Mal Jika Warga dan Pengelola Susah Diatur

Taufik Budi
Sejumlah pengunjung mengantre masuk ke salah satu pusat perbelanjaan di Pekalongan, Jateng, Sabtu (16/5/2020). (Foto: iNews.id/Suryono Sukarno)

SEMARANG, iNews.id - Lonjakan keramaian di berbagai pusat perbelanjaan atau mal terjadi dalam tiga hari terakhir di Jawa Tengah. Sejumlah warga mengabaikan protokol kesehatan hingga lonjakan kasus Covid-19 tak terhindarkan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun menginstruksikan kepada seluruh bupati dan wali kota untuk menutup mal, supermarket, atau pun pasar. Hal ini dilakukan jika pengelola tidak mengontrol kehadiran pengunjung.

"Untuk bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, agar rasa-rasanya dalam dua hari ini akan ada banyak kerumunan orang belanja ketati saja," kata Ganjar, Jumat (22/5/2020).

Jika warga dan pengelola susah diatur, bupati maupun wali kota diminta menutup pusat perbelajanaan. Menurut Ganjar saat ini situasinya semakin membahayakan, terlebih di pusat-pusat keramaian.

"Karena ini kondisinya sudah kritis. Banyak orang datang berbelanja karena sudah terima THR, banyak uang cash jadi ini sangat berbahaya," ucapnya.

Ganjar mencontohkan, di Kota Semarang terjadi lonjakan kasus secara signifikan akibat masyarakat masih nekat berkunjung ke pasar, mal, maupun supermarket. Salah satu kejadiannya berada di Pasar Kobong.

"Karena kita terjadi peningkatan, kemarin di Semarang di pasar Kobong ada 26 positif dan ternyata dari Demak. Sehingga orang tanpa gejala (OTG) banyak. Karena ini kondisinya sudah kritis," ucap Ganjar.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karyawan Mal di Mataram Bobol Brankas Perusahaan Rp358 Juta, Motif Untuk Trading Crypto

57 tahun lalu

Karyawan Mal di Mataram Bobol Brankas Perusahaan Rp358 Juta, Modus Disamarkan Uang Mainan

57 tahun lalu

Viral, Mobil Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran Mal Banyuasin

57 tahun lalu

Viral Mal Legendaris Kota Cirebon Akan Tutup Operasi

57 tahun lalu

Kabar Duka, Prasetyowati Tyas Purwani Kakak Kandung Ganjar Pranowo Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal