Harga Cabai Anjlok, Petani di Lereng Merapi Boyolali Merugi Jutaan Rupiah

Tata Rahmanta
Aktivitas petani saat memanen cabai di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Boyolali. (iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Anjloknya harga cabai di pasaran mengakibatkan para petani di lereng Gunung Merapi di Kabupaten Boyolali, terancam merugi hingga jutaan rupiah. Pasalnya, harga cabai di tingkat petani turun di kisaran Rp7.000 per kilogramnya.

Meski  harga cabai saat ini baru anjlok, para petani cabai di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo tampak sibuk memanen cabai yang sudah mulai berwarna merah.  Hal ini dilakukan karena untuk mengurangi kerugian yang lebih besar.

Menurut para petani, harga cabai di tingkat petani saat sangat murah yaitu sekitar Rp6.000-Rp7.000 per kilogramnya. Harga ini jauh apabila dibandingkan pada musim panen sebelumnya yaitu sekitar Rp20.000-30.000 per kilogramnya.

Salah satu petani di lereng Gunung Merapi mengatakan, dirinya dan sebagian petani lainnya terancam merugi hingga jutaan rupiah.

“Harga cabai pada musim panen saat ini sangat murah. Per kilogram hanya Rp6.000-Rp7.000. Hal ini tidak bisa menutup modal tanam,” kata Turut, petani cabai.

Sementara modal tanam cabai setiap patoknya, petani harus mengeluarkan uang sebesar Rp7 juta yang digunakan untuk memebeli bibit, plastik, pupuk serta tenaga membuat bedeng media tanam.

Para petani hanya bisa berharap harga cabai bisa normal kembali dan petani tidak merugi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

3 hari lalu

Puluhan Siswa SMP di Boyolali Diduga Keracunan MBG, Gejala Mual hingga Gatal-Gatal

19 hari lalu

Detik-Detik Pemotor Tewas usai Ditabrak Truk Boks hingga Terbakar di Boyolali

19 hari lalu

Kecelakaan Maut di Boyolali, Pemotor Tewas usai Tertabrak Truk Boks hingga Terbakar

26 hari lalu

Truk Trailer Jatuh ke Jurang 15 Meter di Boyolali, Sopir Tewas Terjepit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal