Harga Jahe Merah di Boyolali Tembus Rp150.000 per Kilogram

Tata Rahmanta
Hendro Purnomo, pengusaha empon-empon di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Pengusaha jamu empon-empon di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) kebanjiran pesanan setelah virus korona masuk ke Indonesia. Pembeli banyak mencari jahe merah yang saat ini harganya tembus Rp150.000 per kilogram.

Sejak tiga hari terakhir, pengusaha empon-empon di desa tersebut kewalahan melayani permintaan pembeli. Para pengusaha mengaku sejak beredar informasi empon–empon bisa menangkal wabah virus korona, dagangan mereka laku keras.

Biasanya, dalam satu hari, hanya satu kwintal jahe yang diracik. Saat ini naik menjadi lima kwintal. Harga jualnya pun naik karena stok juga menipis.

Untuk temu lawak yang bisanya dijual dengan harga Rp10.000 naik menjadi Rp40.000 per kilogram. Kunyit dari harga Rp15.000 naik jadi Rp50.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga jahe merah dari harga Rp70.000 naik menjadi Rp150.000 per kilogramnya.

"Jahe merah itu di pasaran sudah kosong. Kisaran yang biasanya harga Rp70.000 sekarang Rp150.000 itu enggak ada barang," ujar pengusaha empon-empon Hendro Purnomo, Senin (9/3/2020).

Dia menjelaskan, saat ini stok digudangnya pun masih terbilang bahan baku basah. Sehingga tidak akan jadi jika digunakan untuk jamu kering.

"Pasokan adanya basah, kalau untuk diproses kering itu enggak jadi (jamu kering)," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Ungkap Identitas Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali, Polisi Olah TKP

57 tahun lalu

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas Ibu Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal