Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Boyolali Kurangi Ukuran dan Jumlah Produksi

Tata Rahmanta
Para perajin tempe di Ampel Kabupaten Boyolali sejak sebulan terakhir mengaku resah akibat kenaikan harga kedelai. (Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Para perajin tempe di Ampel Kabupaten Boyolali sejak sebulan terakhir mengaku resah akibat kenaikan harga kedelai. Mereka terpaksa mengurangi produksi dan ukuran tempe diperkecil agar tetap bisa produksi.

Harga kedelai yang sebelumnya hanya Rp10.000 per kg saat ini sudah mecapai Rp13.000. Hal ini membuat perajin tempe memutar otak agar tetap bisa produksi dan tidak merugi.

Salah satu perajin tempe, wartini mengatakan sejak harga kedelai naik pihaknya terpaksa memperkecil  ukuran tempe.

“Selain itu saya juga mengurangi jumlah produksi yang biasa sehari produksi sampai 3 kuintal saat ini hanya 2 kuintal,” kata Wartini, Selasa (21/11/2023)

Para perajin berharap harga kedelai segera turun, agar perajin bisa memproduksi tempe seperti semula lagi.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
12 hari lalu

4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Boyolali, Pengemudi Avanza Tewas

14 hari lalu

Konvoi Pesilat di Boyolali Berakhir Ricuh, 4 Orang Terluka 2 Motor Dibakar

31 hari lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

1 bulan lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

1 bulan lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal