Harga Telur di Banjarnegara Terus Merangkak Naik, Omzet Pedagang Turun 50 Persen

Elis Novit
Aktivitas pedagang telur di salah satu pasar tradisional Banjarnegara. (Elis Novit)

BANJARNEGARA, iNews.id - Harga telur di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banjarnegara terus merangkak naik. Harga telur dari Rp26.000 kini naik menjadi Rp31.000-Rp32.000 per kilogram. 

Kenaikan harga ini akibat langkanya stok telur di pasaran. Normalnya pedagang dalam sehari bisa menyetok hingga 20 peti telur, kini hanya bisa 10 peti telur.

Akibat kenaikan harga ini, pedagang mengaku mengalami penurunan omzet hingga 50 persen dibanding hari biasa. 

Tak sedikit pelanggan yang memilih mengurangi jumlah belanjaannya. “Bila biasanya beli hingga 5 kilo telur, hanya 2 kilogram telur,” kata Yulia, Kamis (18/5) pagi.

Kenaikan harga terjadi pada telur ayam negeri. Untuk telur puyuh harga cenderung menurun, dari sebelumnya Rp40.000 kini turun menjadi Rp36.000 per kilogram.

Pedagang berharap pemerintah melalui Dinas terkait bisa turun tangan menyetabilkan harga pasar, agar harga telur kembali normal di angka Rp26.000 per kilogram.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

57 tahun lalu

Kecelakaan 2 Mobil Adu Banteng di Banjarnegara, 4 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

57 tahun lalu

Pemilik Toko dan Anak Lawan Perampok hingga Terluka di Banjarnegara, 3 Pelaku Terekam CCTV

57 tahun lalu

Unik! Sambut Tahun Baru Islam, Bocah Rambut Gimbal di Banjarnegara Diruwat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal