Ini Kondisi Terkini Keraton Solo Pasca Bebasnya Adik dan Putri PB XIII

Dita Angga
Suasana Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu. (Dok iNews/Ahmad Antoni)

SOLO, iNews.id - Konflik perebutan tahta di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo tak juga berujung damai. Terakhir, kejadian adik Raja PB XIII, Gusti Moeng dan keponakannya Gusti Timoer Rumba mengaku terkurung di dalam keraton selama tiga hari.

Konflik Keraton Solo yang berkepanjangan ini sudah terjadi sejak tahun 2004. Dimana konflik dimulai sejak Pakubuwono (PB) XII wafat dan tidak menunjuk putra mahkota. 

Perebutan tahta ini dilakukan oleh Hangabehi dan Tedjowulan yang masing-masing mendeklarasikan diri sebagai Pakubuwono XIII.  

Kisruh itupun beberapa kali bergulir hingga pada Kamis 11 Februari lalu disebutkan lima orang terkunci di lingkungan keraton yakni yakni GKR Wandansari atau Gusti Moeng, GKR Timoer Rumbai, dua penari bernama Warna dan Ika, serta seorang pembantu.

Meskipun beberapa pihak berkeinginan menguasai tahta, tapi di saat yang sama kondisi Keraton Solo sangat memprihatinkan. Kondisi ini terungkap dari video miliki Gusti Moeng yang sempat terkunci di dalam keraton dan diunggah di akun Youtube Berita Surakarta. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

57 tahun lalu

Rute Kirab Penobatan Raja Baru Keraton Solo, Gusti Purbaya Dilantik Jadi Pakubuwono XIV

57 tahun lalu

Keraton Solo Memanas, Penobatan Gusti Purbaya sebagai PB XIV Diprotes Keluarga

57 tahun lalu

Ribuan Warga Iringi Pemakaman Raja Solo PB XIII di Kedaton Pakubuwanan Imogiri

57 tahun lalu

Penuh Haru, Ribuan Warga Solo Lepas Kepergian Jenazah Sinuhun PB XIII ke Imogiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal