Kebakaran di Sumbing dan Sindoro Meluas, BPBD Usulkan Water Bombing

Didik Dono Hartono
Kepulan asap dari kebakaran lahan dan hutan di lereng Gunung Sumbing, Temanggung terus meluas. (Foto: iNews.id/Didik Dono Hartono)

TEMANGGUNG, iNews.id – Kebakaran di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro Temanggung, Jawa Tengah hingga kini belum bisa dipadamkan. Tim gabungan BPBD Temanggung bahkan kewalahan memadamkan api yang terus meluas.

Kobaran api bahkan sudah merembet ke bawah menuju  kawasan hutan pinus di Lamuk, Legoksari, Tembalak. Kencangnya tiupan angin membuat api dengan cepat membakar habis semua vegetasi kering yang ada di lereng kedua gunung tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Winaldi mengungkapkan total areal vegetasi di Gunung Sumbing dan Sindoro yang ludes terbakar mencapai 542 hektare (ha). Rinciannya, kebakaran di Gunung Sumbing seluas 305 ha dan Sindoro 237 hektare.

“Kami kesulitan memadamkan api yang terus meluas. Sementara ini pemadaman dilakukan dengan cara manual dan penyekatan agar api tidak meluas,” kata Gito, Rabu (12/9/2018).


Gito mengatakan, kebakaran di Sumbing dan Sindoro jika tidak segera diatasi bisa mengakibatkan bencana pada musim hujan nanti karena kawasan vegetasi sudah ludes dilalap api. “Kalau tidak cepat ditangani, dikhawatirkan bisa longsor pada musim hujan nanti,” ucapnya.

Karena itu, kata Gito, BPBD Temanggung sudah mengusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar pemadaman dilakukan dengan menggunakan helikopterwater bombing. “Sudah, sudah kita usulkan ke BNPB untuk mengirimkan helikopter water bombing. Tinggal menunggu saja,” katanya.

Kebakaran di Gunung Sindoro dan Sumbing itu sudah terjadi sejak Jumat (7/9/2018). Kebakaran tersebut semakin meluas hingga wilayah Magelang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polri Kerahkan Helikopter Evakuasi 2 Jenazah KM Virgo Transport 8, Perkuat Operasi SAR

18 hari lalu

Helikopter Dauphin Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Sisir Anak Krakatau dari Udara

23 hari lalu

Asap Tebal Kebakaran TPA Putri Cempo Masih Selimuti Solo, Water Bombing Digencarkan

23 hari lalu

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Helikopter 26 Kali Bolak-bolak Guyurkan 234.000 Liter Air

1 bulan lalu

Polri Gerak Cepat, Evakuasi Ibu Hamil dan Lansia Korban Reruntuhan Gempa NTT Naik Helikopter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal