Keluarga Korban Pembunuhan dan Mutilasi Minta Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya

Saladin Ayyubi
Keluarga korban pembunuhan dan mutilasi menangis histeris saat jenazah Komsatun Wachidah tiba di rumah duka di Desa Kauman, Kecamatan Kedu, Temanggung. (Foto: iNews.id/Didik Dono Hartono)

PURWOKERTO, iNews.id – Keluarga Komsatun Wachidah (51) korban pembunuhan dan mutilasi yang jasasdnya ditemukan terpotong-potong dalam kondisi hangus di Banyumas dan Kebumen meminta tersangka dihukum seberat-beratnya.

Kakak korban, Samiaji mengaku berterima kasih kepada polisi karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi yang menimpa korban. “Saya berterima kasih ke polisi karena kasus pembunuhan dan mutilasi ini terungkap dan jenazahnya juga ditemukan,” katanya saat mengambil jenazah korban di RSUD Margono Sukarjo, Purwokerto, Banyumas, Minggu (14/7/2019).

Samiaji mengaku sudah menyerahkan sepenuhnya kasus itu ke polisi. Namun, dia berharap tersangka dihukum seberat-beratnya karena telah membunuh dan memutilasi korban secara keji. “Saya sepenuhnya serahkan ke Polri untuk kasus ini. Tapi, kami dari keluarga minta pelaku dihukum seberat-beratnya,” katanya.

Menurut Samiaji, kasus pembunuhan keji yang dialami adiknya sempat mengguncang emosi keluarga. Namun, pihak kelaurga merasa lega setelah polisi mengungkap kasus itu.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudha Salamun mengatakan, rangkaian penyidikan awal sudah selesai dengan ditemukannya lokasi awal pembunuhan. “Kita temukan fakta ternyata awal pembunuhan dilakukan pelaku di Bandung, bukan di Puncak, Bogor,” ujarnya.

Dia mengatakan, jenazah korban sudah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan di tepat kelahiran almarhumah di Kedu, Temanggung. “Hari ini, sudah kita serahkan jenazah korban ke pihak keluarga. Penyerahan jenazah ini setelah berdasarkan dari peyelidikan secara manual dari susunan gigi korban sama 99 persen korban adalah ibu KW (Komsatun Wachidah),” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal