Kenapa UMK Jawa Tengah Rendah? Ini Faktor Penyebabnya

Tim iNews.id
Aktivitas karyawan sebuah perusahaan tekstil. (ilustrasi/IST)

SEMARANG, iNews.id – Ada sejumlah faktor kenapa UMKJawa Tengah rendah. Permasalahan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) relatif tergantung kondisi ekonomi daerah masing-masing.

UMK Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 telah ditetapkan oleh Gubernur JatengGanjar Pranowo.  UMK Kota Semarang tertinggi dari 34 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Pada tahun 2023, Kota Semarang mengalami kenaikan UMK sebesar Rp3.060.348, jika dibanding UMK sebelumnya di tahun 2022 yakni Rp 2.835.021,29. Namun 34 daerah lainnya masih di angka rata-rata Rp2, 2 juta.

Sementara Upah Minimum Provinsi (UMP) Jateng pada tahun 2023 yakni Rp1.958.169,69. Presentase jumlah tersebut mengalami kenaikkan sebesar 8,10 persen atau Rp145.234,26 dari tahun sebelumnya yaitu Rp1.812.935.

Namun presentase kenaikan UMK Jawa Tengah dinilai sejumlah pihak tidak terlalu signifikan. Dari data yang dihimpun dari berbagai sumber disebutkan, dengan jumlah UMK tersebut bahwa kehidupan di kota masih dibutuhkan penyesuaian lebih.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Duduk Perkara Rumah Irjen Sofyan Nugroho Ambruk Diduga gegara Tetangga, Sudah 7 Tahun Bersengketa

6 hari lalu

Rumah Irjen Sofyan Nugroho di Semarang Ambruk, Diduga Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

8 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

9 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

10 hari lalu

Tragis! Pasutri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal