Klaster Tarawih di Sragen, 9 Orang Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

Joko Piroso
Suasana Desa/Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen yang ditutup guna membatasi pergerakan warga akibat munculnya kasus Covid-19. Foto: iNews/Joko Piroso.

SRAGEN, iNews.id – Jumlah warga yang terpapar Covid-19 dari klaster tarawih di Desa/Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen kembali bertambah. Jumlah penderita bertambah 9 orang, sehingga kini total 21 warga yang terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen dr Hargiyanto mengatakan, klaster berawal dari seorang imam masjid yang terkonfirmasi positif Covid-19. Belakangan diketahui yang bersangkutan sempat memimpin salat tarawih di masjid lingkungan rumahnya. 

Dinkes Sragen lalu tracing terkait temuan kasus corona ini.  Dari 14 orang yang dinyatakan kontak erat, 12 orang di antaranya positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR. Dari 12 orang yang terpapar, kembali dilakukan tracing dan ditemukan 9 orang positif Covid-19. 

“Dari hasil ini, kami kembali melakukan tracing lanjutan kepada warga sekitar dan jemaah tarawih yang lain,” kata Hargiyanto.

Salah satu keluarga imam masjid yang positif Covid-19, diketahui juga mengajar di taman pendidikan Alquran (TPA) di desa setempat. Anak-anak TPA juga akan menjalani tes swab antigen untuk mengantisipasi penularan lebih parah.

Masyarakat di wilayah itu sudah memahami,  sehingga mereka mau dikarantina di Technopark. Tracing Dinkes Sragen telah menyasar sekitar 40 orang. Saat ini tinggal 22 orang yang belum keluar hasil tesnya.

Pada sisi lain, Pemerintah Desa Sambirejo sudah membatasi ruang gerak masyarakat di lokasi klaster tarawih. Orang yang ada gejala ringan langsung ditangani, dan gejala sedang dibawa ke rumah sakit. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Pelaku Ingin Kuasai Motor dan HP

57 tahun lalu

Pembunuh Siswi SD di Sragen Ditangkap Polisi, Motifnya Apa?

57 tahun lalu

Duduk Perkara Lansia di Sragen Dituduh Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Berujung Damai

57 tahun lalu

Viral Lansia di Sragen Diduga Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Begini Faktanya

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Ulang Ungkap Kasus Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Ibu Korban Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal