Korban Banjir di Pekalongan Andalkan Pompa Kecil untuk Membuang Air

Suryono Sukarno
Pompa yang digunakan warga korban banjir di Pekalongan untuk membuang air dari permukiman. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

PEKALONGAN, iNews.id Banjir yang merendam  permukiman penduduk di Pekalongan masih tinggi. Untuk membuang air, warga mengandalkan pompa kecil dan peralatan seadanya. 

Warga Kelurahan Tirto yang berada di bantaran Sungai Bremi secara bergiliran menjaga mesin pompa air untuk membuang banjir yang merendam permukiman. 

Warga memakai mesin pompa karena banjir yang merendam tidak bisa mengalir ke sungai. Sejak beberapa hari terakhir, banjir di permukiman ketinggiannya mencapai 60 sentimeter.

“Kami berharap pemerintah membangun rumah pompa berukuran besar, sehingga banjir bisa segera teratasi,” kata Harmoyo, warga Tirto, Rabu (24/11/2021). 

Meski air masih menggenang, warga tetap membersihkan rumah agar tidak bau dan licin. Selain itu juga antisipasi masuknya hewan berbahaya saat banjir. 

Banjir di sebagian Kota Pekalongan terjadi sejak sepekan terakhir dan belum surut. Banjir akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan ribuan rumah di beberapa kecamatan terendam air. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal