Menjelang Ramadan, Permintaan Bunga Tabur di Boyolali Meningkat

Tata Rahmanta
Bunga tabur yang dijual di Pasar Kota Boyolali. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Penjualan bunga tabur di Kabupaten Boyolali meningkat menjelang bulan Ramadan. Masyarakat banyak yang membutuhkan untuk berziarah ke makam.

Bunga tabur menjelang Ramadan harganya naik dari semula Rp15.000 menjadi Rp25.000 hingga Rp30.000 per keranjang. Kenaikan telah terjadi sejak akhir Maret 2021 lalu. Harga diperkirakan akan terus naik hingga satu hari menjelang bulan Ramadan.  

“Penjualan naik menjadi Rp500.000 setiap harinya. Kalau hari biasa hanya sekitar Rp250.000 hingga Rp300.000 per hari,” kata Risna, salah satu pedagang bunga di Pasar Kota Boyolali, Sabtu (10/4/2021). 

Meski dalam masa pandemi Covid-19, penjualan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Meningkatnya permintaan karena banyak warga yang membutuhkan untuk berziarah ke makam. 

Pasokan bunga tabur yang terdiri dari mawar merah dan putih, didatangkan dari Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Bunga dari lereng Gunung Merapi tersebut kualitasnya bagus. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal