OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Sita Logam Mulia hingga Dolar Australia

Nur Khabibi
Bupati Sukoharjo Etik Suryani (masker hitam) tiba di Gedung KPK (foto: Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti bernilai miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Beberapa barang bukti yang diamankan tersebut mulai logam mulia hingga uang tunai rupiah dan Dolar Australia.

Dalam kegiatan OTT tahap itu, tim KPK mengamankan sembilan orang dari kalangan ASN hingga swasta.

"Selain mengamankan sejumlah orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai, baik Rupiah maupun Valas, ada Dolar Australia, kemudian juga ada Dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Budi menambahkan, perkara yang sedang didalami penyidik diduga berkaitan dengan tindak pidana pemerasan oleh Bupati Etik. "Adapun perkara ini diduga terkait dengan dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh bupati," kata dia.

Meski demikian, KPK belum merinci bentuk maupun modus dugaan pemerasan tersebut. Budi menyebut penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan. 

KPK akan mengungkap konstruksi perkara secara lengkap dalam konferensi pers setelah pemeriksaan awal selesai dilakukan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

57 tahun lalu

Ditangkap di Rumdin! KPK Sita Emas hingga Valas dalam OTT Bupati Sukoharjo, Nilai Barang Bukti Capai Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

57 tahun lalu

Terungkap! Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sempat Diperiksa di Polresta Surakarta usai OTT KPK

57 tahun lalu

Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terjaring OTT KPK Diduga terkait Pemerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal