Prihatin Jenazah Perawat RSUP Kariadi Ditolak Warga, Perawat se-Jateng Kenakan Pita Hitam

Antara
Nani Suherni
Penanganan pasien terduga terjangkit virus korona di RSUP Dr Kariadi Semarang (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Para perawat di Jawa Tengah akan mengenakan pita hitam di lengan selama sepekan mendatang sebagai bentuk duka atas meninggalnya perawat di RSUP Dr Kariadi Semarang dalam tugasnya melawan pandemi corona (Covid-19).

Selain sebagai bentuk solidaritas, pemakaian pita hitam ini juga sebagai bentuk keprihatinan atas penolakan pemakaman terhadap perawat yang meninggal dunia tersebut.

Perawat yang meninggal dunia akibat terpapar corona itu ditolak pemakamannya saat akan dimakamkan di TPU Siwarak, Bandarharjo, Kabupaten Semarang.

Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah Edy Wuryanto mengatakan, aksi solidaritas ini akan dilakukan hingga 16 April mendatang.

Dia menyayangkan stigma negatif masyarakat terhadap pasien maupun jenazah penderita COVID-19 yang akhirnya dikucilkan, bahkan ditolak oleh warga sekitarnya. "Ini akan bisa dampak negatif terhadap teman-teman yang bertugas," katanya, Jumat (10/4/2020).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

6 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

8 hari lalu

Kronologi Mozza Gadis Semarang Hilang Setahun, Pamit Antar Laptop Teman

8 hari lalu

Misteri Mozza Gadis asal Semarang Hilang Setahun, Polisi Bongkar Fakta Baru

9 hari lalu

Mozza Axillia Gadis asal Semarang Hilang Setahun, Sang Ayah: Pulang Nak, Kita Kumpul Lagi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal