Puluhan Warga Terdampak Banjir di Bangetayu Semarang Mulai Terserang Penyakit

Dimas Yuli
Petugas puskesmas melayani pemeriksaan terhadap warga terdampak banjir di Bangetayu, Genuk, Semarang. (iNews/Dimas Yulie)

SEMARANG, iNews.id - Puluhan warga di Kelurahan Bangetayu,  Kecamatan Genuk, Kota Semarang mendapat pengobatan gratis dari Puskesmas setempat, Selasa (9/2/2021).  Pengobatan  dilakukan di tengah genangan banjir merespons adanya informasi masyarakat yang mulai terserang penyakit.

Warga umumnya mengeluh terserang penyakit akibat banjir yang merendam sejak Sabtu (6/2) lalu.

Banjir yang hingga saat ini masih dengan ketinggian selutut orang dewasa ini, selain melumpuhkan aktivitas juga mulai menimbulkan penyakit kulit pada umumnya.

Kepala Puskesmas Bangetayu, Suryanto Setyo Priyadi mengatakan, pengobatan gratis ini dilakukan di tengah pandemi Covid19 dan masih dalam kondisi bencana banjir yang merendam ratusan rumah di Kelurahan Bangetayu. 

“Banyaknya keluhan warga, membuat tenaga medis melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung warga yang terdampak banjir,” kata dr Suryanto.

Hingga saat ini, Kecamatan Genuk Kota Semarang masih menjadi titik terparah banjir.  Tidak hanya jalan Pantura, ribuan rumah di Kecamatan Genuk masih terendam dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Pelaku Curas Ngaku Intel Polisi di Semarang Ditangkap, 1 Masih Buron

57 tahun lalu

Polisi Gadungan Culik Penghuni Kos di Semarang, Rampas Motor dan Ponsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal