Ratusan Buruh di Pekalongan Demo Tuntut Pencairan Pesangon

Suryono Sukarno
Ratusan buruh tergabung SPN berunjuk rasa di Gedung DPRD Pekalongan. Mereka menuntut pencairan pesangon. (Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Ratusan buruh yang tergabung  dalam serikat pekerja nasional (SPN) di Kabupaten Pekalongan menggelar unjuk rasa di gedung DPRD setempat. Mereka menuntut pesangon kepada PT Pismatex yang belum terbayarkan kepada ratusan karyawan yang di-PHK.

Para buruh juga menolak sistem kerja outsourcing yang ditawarkan oleh perusahaan apabila mau dipekerjakan kembali ke PT yang berbeda.

“Buruh menolak bekerja kembali dengan alasan perusahaan yang baru jam kerjanya tidak jelas dan dibayar saat masuk kerja saja,” kata Ali Sholeh korlap aksi, Selasa (21/11/2023).

Atas tuntutan itu, perwakilan buruh diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan. “Rencananya Komisi IV akan memanggil pihak PT Pismatex yang kini beralih menjadi PT Gajah Duduk untuk bertemu bersama buruh,” ujar Sumar Rosul, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.

Sementara, unjuk rasa buruh mendapat pengawalan ketat aparat Polres Pekalongan. Massa buruh berjanji akan terus melakukan aksinya apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Detik-Detik Mobil Terjun Jurang Tewaskan Balita di Pekalongan, Sopir Diduga Hilang Kendali

6 hari lalu

Kecelakaan Mobil Berisi 7 Orang Terjun Jurang 20 Meter di Hutan Pekalongan, 1 Balita Tewas

10 hari lalu

Terungkap Motif Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Dendam Sering Disuruh

10 hari lalu

Polisi Ungkap Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Ditangkap

10 hari lalu

Kronologi Perangkat Desa di Pekalongan Tewas Terbenam Lumpur, Ditemukan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal