Ribuan Tanaman Cabai dan Tomat di Banjarnegara Mati akibat Kekeringan, Petani Gagal Panen

Elis Novit
Petani di Madukara Banjarnegara memeriksa tanaman cabai yang mati akibat kekeringan. (Elis Novit)

BANJARNEGARA, iNews.id – Dampak musim kemarau terus dirasakan di sejumlah daerah. Di Madukara Banjarnegara, ribuan tanamancabai dan tomat mati akibat kekeringan.

Dampak musim kemarau dan tidak turunnya hujan sejak 3 bulan terakhir ini membuat area lahan pertanian mengalami kekeringan.

Kondisi tanaman cabai dan tomat yang masih usia produktif ini kering mulai dari batang, akar hingga berdampak pada matinya tanaman.

“Kurangnya suplai air dan kondisi cuaca dengan panas yang ekstrem membuat tanaman rusak dan mati,” kata Wardi, petani Madukara, Senin (18/9).

Karena kondisi tanaman yang mati dan rusak serta buah yang tidak sehat, para petani saat ini memilih membiarkan tanaman membusuk dan mengering di ladang.

Dampak musim kemarau yang berakibat kekeringan ini membuat petani merugi dan mengalami gagal panen. “Kami musim kemarau segera berakhir dan bisa melakukan penanaman kembali,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

4 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

12 hari lalu

Terdakwa Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Ditemukan Tewas di Sel Rutan Banjarnegara

19 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

19 hari lalu

Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas hingga 55 Desa Imbas Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal