Sandiaga Uno: Santri Harus Jadi Lokomotif Pemerintahan yang Bersih dan Bebas Korupsi

Eka Setiawan
Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung di Ponpes Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023). (Eka Setiawan)

SEMARANG, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut santri harus menjadi lokomotif alias ambil bagian paling depan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas korupsi.

“Santri harus membawa sebuah keberkahan, dalam (konteks) berwawasan berbangsa dan bernegara, pemerintahan ke depan harus pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi dan santrilah yang harus menjadi lokomotifnya,” kata Sandiaga Uno usai kunjungan kerja di Ponpes Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023).

Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini mengatakan saat ini, jumlah santri sebanyak 5 juta orang yang tersebar di berbagai pondok pesantren di Indonesia.

Pada sambutannya yang disambut histeris para santriwan santriwati termasuk masyarakat umum, Sandi juga bercerita soal potensi besar santri untuk ambil bagian memajukan perekonomian di Indonesia melalui santripreneur. 

Dia mengingatkan agar santri terus berinovasi, adaptasi dengan perkembangan digital sekaligus kolaborasi, orientasinya menciptakan lapangan kerja bukan mencari kerja.

Sementara, kegiatan di Sabtu (4/11) ini adalah hari kedua Sandi Uno di Kota Semarang. Sehari sebelumnya, Sandi Uno berkegiatan di Kantor DPC PPP Kota Semarang, mengunjungi Kampung Terboyo Kota Semarang dan kegiatan di Simpanglima bersama Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal