Sistem BPJS Eror, Ratusan Pasien RSUD Kudus Terlantar

Nur Choiruddin
Ratusan pasien BPJS mengantri untuk memasukkan berkas secara manual di RSUD Kudus, Sabtu (18/11/2017). (Foto:iNews/Nur Choiruddin)

KUDUS, iNews.id - Ratusan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kudus, sejak kemarin hingga hari ini, Sabtu (18/11/2017) terlantar dan belum mendapatkan pelayanan medis. Hal ini karena sistem komputerisasi BPJS sedang eror.

Tak hanya pemegang kartu BPJS saja yang tak bisa mendapat pelayanan, pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) pun bernasib sama. Akibat gangguan ini, RSUD Kudus harus melayani pasien peserta BPJS, pemegang KIS, maupun kartu Jamkesda, dengan cara manual.

Ratusan pasien terlihat berebut untuk menumpuk berkas di sebuah loket yang disediakan rumah sakit. Mereka rela berdesakan agar bisa mendapatkan nomor antrian berobat terlebih dahulu.

Menurut salah seorang pasien, sejak Jumat, 17 November 2017 lalu, sistem komputerisasi BPJS mengalami kerusakan, atau eror. Akibatnya, petugas tidak bisa melakukan pendaftaran pasien yang hendak berobat.

“Saya sudah mengantri dari pukul 06.00 pagi. Antrian baru dibuka pukul 07.00. Tadi kata petugasnya berkasnya dimasukkan secara manual, karena ada gangguan pada sistemnya,” ujar Ahmad Sutiyadi, salah seorang pasien RSUD Kudus, Jawa Tengah.

Jumat kemarin, sedikitnya 360 pasien harus pulang dan kembali lagi pada Sabtu ini karena tidak bisa berobat. Hari ini mau tidak mau mereka harus menunggu kembali hingga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Karena jika tidak, para pasien ini harus menunggu hingga Senin mendatang.

Penumpukan pasien membuat antrian hari ini menjadi lebih banyak dua kali lipat dari hari sebelumnya. Banyak pasien dan para pengantar yang duduk selonjor di lantai atau jalan koridor rumah sakit untuk menunggu giliran pemeriksaan.

Salah seorang petugas RSUD, Loekmono Hadi, membenarkan bahwa sejak Jumat kemarin, sistem BPJS mengalami eror. Akibatnya petugas tidak bisa melakukan prosedur pendaftaran pasien ke BPJS. “Dan karena membludaknya pasien, antisipasi yang dilakukan adalah pendaftaran secara manual, sehingga sangat lambat,” ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti, kapan sistem tersebut bisa kembali lancar. Jika hal ini terus terjadi, dipastikan akan semakin banyak pasien di rumah sakit tersebut yang terlantar.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tragis! Lansia 92 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Purworejo

7 hari lalu

Tragis! 3 Anak Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, 2 Orang Tewas 1 Selamat

21 hari lalu

Cari Ikan di Sungai, Warga Purbalingga Temukan Mayat Pria Tersangkut Jaring

30 hari lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

1 bulan lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal