Tanah Kas Desa Hambat Pengerjaan Proyek Tol Semarang-Solo

Ahmad Antoni
Sindonews
Pengerjaan proyek jalan Tol Semarang-Solo ruas Salatiga-Kartasura terus dikebut meski masih menyisakan masalah tanah kas desa yang belum dibebaskan. (Foto: SINDOnews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id – Proyek pembangunan jalan Tol Semarang-Solo khususnya di ruas Salatiga-Kartasura masih terganjal persoalan penggantian tanah kas desa (TKD). Kondisi itu dikhawatirkan bisa mengganggu target penyelesaian proyek tersbeut yang dijadwalkan rampung akhir Oktober 2018.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Syarifuddin mengatakan persoalan TKD menjadi urusan Pemprov Jateng yang berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut. Pemprov meminta kepada kontraktor proyek tol agar tetap fokus pada pengerjaan. "Yang terpenting, proyek tol (ruas Salatiga-Kartasura) ini harus tetap jalan terus. Urusan tanah, biar tugas kami," kata Syarifuddin, Rabu (29/8/2018).

Pimpinan proyek Tol Semarang-Solo, Eddy Priyono Broto menyebutkan masih terdapat tiga desa yang meminta penggantian TKD berupa lahan, bukan uang. Ketiga desa itu, yakni Kenteng, Kemetul, dan Timpik. Namun, menurutnya, hal itu tak terlalu mengganggu proses pembangunan, karena pihaknya menggunakan sistem sewa sebelum mendapat ganti lahan.

"Persoalan saat ini terkait progres pengerjaan Jembatan Kenteng sepanjang 493 meter itu menjadi satu-satunya dari total 12 unit jembatan pada ruas tol Salatiga-Kartasura, masih dalam tahap pembangunan," kata Eddy.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
22 hari lalu

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Bawa 25 Penumpang di Tol Semarang-Solo, Oleng lalu Terguling

22 hari lalu

Bus Pariwisata Bawa 25 Penumpang Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Tewas 2 Luka

3 bulan lalu

Kronologi Kecelakaan Hiace Tabrak Truk Tewaskan 2 Orang di Tol Semarang, Sopir Diduga Mengantuk

3 bulan lalu

Kecelakaan Maut Minibus Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Tewas

4 bulan lalu

Pemudik Salah Naik Bus Terpaksa Turun di Pinggir Tol Semarang-Solo, Diselamatkan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal