Terungkap! Ini Penyebab Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan Menu MBG

Ary Wahyu
BPOM mengecek makanan bergizi gratis sebelum dibagikan ke siswa untuk mencegah terjadinya kasus keracunan atau gangguan kesehatan lainnya. (Foto: Ant)

SUKOHARJO, iNews.id – Puluhan siswa SD Negeri Dukuh 3, Kabupaten Sukoharjo mengalami gejala pusing kepala, mual dan sebagian muntah usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Mereka diduga keracunan dari olahan menu MBG yang dinilai kurang higienis.

Kepala Puskesmas Sukoharjo, Kunari Mahanani mengatakan, dugaan keracunan massal ini karena proses memasak yang tidak higienis. Paket MBG yang dibagikan pada para siswa berisi nasi, sayur cah wortel, tahu, ayam goreng tepung dan susu.

"Dari pengecekan awal kecurigaan petugas tertuju pada olahan ayam goreng yang diperkirakan belum terlalu matang," ucapnya.

Dari hasil pendataan, kata dia, tercatat 50 siswa yang diduga mengalami gejala keracunan. Mereka sudah ditangani petugas kesehatan setelah mendapat laporan atas kejadian tersebut.

"Terdapat sekitar 50 anak mengalami gejala yang sama usai menyantap paket MBG,” kata Kunari Mahanani.

Dia mengatakan, petugas telah mengambil sampel sisa makanan yang disantap para siswa untuk keperluan uji laboratorium. 

Kepala SD Negeri Dukuh 3, Lilik Kurniasih mengatakan, awalnya ada beberapa siswa yang mengeluhkan mual, pusing dan ada yang muntah setelan makan bersama.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

417 Siswa SMP di Dramaga Bogor Keracunan Massal Menu MBG, Dilarikan ke 3 RS

6 hari lalu

Kepala SPPG Kalijaga Cirebon Terancam Dipecat Buntut Keracunan Massal MBG 

6 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Cirebon Bertambah jadi 395 Siswa, Dirawat di 10 RS

8 hari lalu

Seratusan Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Keracunan Usai Santap MBG, Diduga dari Susu

8 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, DPRD Temukan Olahan Telur Puyuh dari Luar SPPG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal