Tolak Impor Beras, Begini Jeritan Hati Petani Boyolali ketika Harga Gabah Anjlok

Tata Rahmanta
Petani di Kabupaten Boyolali saat panen padi. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Khabar rencana impor beras oleh pemerintah membuat kalangan petani di Kabupaten Boyolali resah. Mereka merasa semakin terpuruk karena harga gabah kini tengah anjlok. 

Saat panen raya, harga gabah tingkat petani turun sekitar Rp800 per kilogram. Harga gabah kini hanya Rp3.700 per kilogram. Sementara ketika akhir Februari lalu, harga gabah masih sekitar Rp4.500 per kilogram. 

Petani merasa rugi karena harga jual tidak sebanding biaya produksi. Petani hatinya semakin gundah setelah mendengar kabar bahwa pemerintah akan impor beras dari luar negeri.

“Setiap satu patok sawah, biaya tanam padi sudah mencapai Rp1,7 juta. Belum termasuk biaya perawatan selama empat bulan. Sedangkan harga jual panen hanya sekitar 2,5 juta,”  kata Irfan Sutrisno, salah satu petani Boyolali. 

Para petani mendesak pemerintah membatalkan rencana impor beras. Pemerintah diminta membeli gabah petani dengan harga layak karena saat ini masuk musim panen raya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

2 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

5 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

5 hari lalu

Puluhan Siswa SMP di Boyolali Diduga Keracunan MBG, Gejala Mual hingga Gatal-Gatal

21 hari lalu

Detik-Detik Pemotor Tewas usai Ditabrak Truk Boks hingga Terbakar di Boyolali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal