Update Banjir Pantura Semarang, Titik Terdalam di Depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung

iNews
Banjir di Semarang, Jawa Tengah berdampak pada 7.711 kepala keluarga (KK) di beberapa kelurahan, termasuk Melati Lor dan Kalwe. (Foto: iNews).

SEMARANG, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Jawa Tengah sejak Selasa (21/10/2025) sore hingga Rabu (22/10/2025) malam kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satu titik terparah terjadi di Jalan Kaligawe, jalur Pantura yang menghubungkan Kabupaten Demak dengan Kota Semarang.

Pantauan di lokasi hingga Kamis (23/10/2025) sore, jalur tersebut masih lumpuh total. Kendaraan pribadi dan berukuran sedang tidak dapat melintas, sementara kendaraan besar masih bisa melewati genangan dengan hati-hati. 

Banyak pengendara memilih memarkirkan kendaraan mereka di bahu jalan untuk menghindari risiko menerobos banjir yang mencapai ketinggian hingga 1,5 meter.

Titik banjir terdalam terpantau berada di depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Di lokasi tersebut, personel TNI dari Koramil Gayamsari dan Genuksari telah menyiagakan 30 anggota untuk membantu evakuasi warga dan petugas medis. 

Mereka juga menyiapkan empat perahu karet dan satu truk taktis sebagai sarana transportasi darurat. Banjir kali ini berdampak pada sedikitnya 7.711 kepala keluarga di beberapa kelurahan, termasuk Melati Lor dan Kalwe. 

Diduga kuat, banjir disebabkan oleh dua pompa milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang mengalami kerusakan dan belum beroperasi.

Warga diimbau untuk mencari jalur alternatif menuju Kabupaten Demak dan tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Seru! Siswa Baru SMP di Semarang Berebut Bangku Terdepan saat MPLS

25 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

26 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

Demo di Semarang, Mahasiswa Blokade Jalan dan Ajak Pengendara Bunyikan Klakson

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal