Demo Revisi UU MD3 Ricuh, 6 Massa PMII Jadi Korban

Hartam
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya menggelar aksi penolakan Revisi Undang-Undang (UU MD3). (Foto:iNews.id/Hartam)

SURABAYA, iNews.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya menggelar aksi penolakan Revisi Undang-Undang (UU) MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) di depan Gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Senin (19 Februari 2018) sore berlangsung ricuh.

Sedikitnya empat mahasiswa terluka akibat bentrokan dengan aparat kepolisian. Tak hanya terluka, dua orang mahasiswa lain bahkan sempat pingsan setelah mendapat pukulan dari sejumlah petugas.

Beruntung, regu penolong cepat mengevakuasi, sehingga keduanya bisa diselamatkan. Kericuhan terjadi lantaran Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji tidak memberikan kepastian mendukung atau menolak.

Suasana semakin memanas ketika politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu meninggalkan puluhan mahasiswa yang mencoba bernegosiasi. Protes tersebut disampaikan karena mereka menganggap revisi UU MD3 adalah bentuk perisai baru bagi para koruptor.

Mereka bisa leluasa untuk membuat kebijakan secara sewenang-wenang. Karena itu PMII mendesak kepada pemerintah untuk menganulir.

Video Editor: Ihya Ulumuddin

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
14 jam lalu

KSPSI Jatim Minta Buruh Tak Gelar Aksi Demo, Ini Alasannya

1 hari lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

4 hari lalu

Insiden Maut di Jalur Rel Nganjuk, Pria 83 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api Kahuripan

5 hari lalu

Kecelakaan Maut di Jombang, 2 Siswi SMA Boncengan Motor Tewas Ditabrak Truk

5 hari lalu

Mayat Pria Penuh Luka Mengapung di Sungai Sidoarjo, Ditemukan Bersama Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal