Founder Mojiken Senang Dikunjungi Wamenparekraf Angela, Ini Harapannya

Masdarul KH
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat berkunjung ke Mojiken Studios di Surabaya, Jawa Timur. (Foto: MPI/Masdarul Kh)

SURABAYA, iNews.id - CEO dan Founder Mojiken Eka Pramudita Muharram senang atas perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dia juga berharap industri gim Indonesia terus bertumbuh dan dikenal hingga ke kancah internasional.

“Harapannya tidak hanya terkenal di luar tapi juga mengcapture market Indonesia. Saya yakin nanti akan bisa berkolaborasi dengan industri gim lainnya dan juga dari Kemenparekraf itu bisa bersinergi sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan standar kita,” ujar Eka saat menerima Kunjungan WamenparekrafAngela Tanoesoedibjo di Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/2/2024).

Pada kesempatan tersebut, Wamenparekraf juga berdiskusi untuk menampung aspirasi dari Mojiken Studios, Komunitas Gamedev Arek Suroboyo (GADAS), dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Menurutnya dari segi teknis pembuatan gim lokal sampai saat ini sudah semakin baik, namun masih perlu diperkuat dari sisi pengelolaan binisnya.

“Misalnya, dari sisi pengembangan IP, ini butuh ahli untuk memahami potensinya seperti apa, karena tidak semua bisa memahami potensi IP seperti apa yang cocok pada gim yang dimilikinya,” kata Wamenparekraf Angela.

Angela mengapresiasi Mojiken Studios yang merupakan developer game indie berbasis di Surabaya. Salah satu karyanya yaitu “A Space for Tne Unbound” sukses menarik perhatian internasional. Gim-gim yang dirilis oleh Mojiken Studios hampir semuanya mendapatkan review positif dari para pemainnya.

“Yang pasti saya sangat bangga dengan achievement Mojiken dengan A Space for Tne Unbound yang telah memenangkan berbagai penghargaan. Bahkan di Tokyo pada tahun 2022 sebelum launching sudah mendapatkan penghargaan sehingga di tahun 2023 saat launching langsung hits luar biasa,” ujar Angela.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal