Gus Idris Belum Diperiksa atas Video Hoaks Penembakan, Polisi: Belum Tersangka 

Avirista Midaada
Potongan video saat Gus Idris dikabarkan ditembak orang tak dikenal. (istimewa)

MALANG, iNews.id - Penyidik Polres Malang belum memanggil Idris Al-Marbawi (Gus Idris) atas kasus video hoakspenembakan yang viral di media sosial. Penyidik masih menunggu hasil penyelidikan terhadap empat pelapor atas video yang meresahkan tersebut.  

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengungkapkan belum mengetahui keberadaan Gus Idris saat ini. Namun Hendri menegaskan, bahwa Gus Idris belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk keberadaan kami tidak monitor. Yang bersangkutan juga belum menjadi tersangka, karena kami masih dalam proses penyelidikan, sehingga kita belum melakukan upaya paksa kepada pihak idris atau pihak lain," ucap Hendri Umar ditemui di Mapolres Malang.

Sejauh ini Gus Idris baru dimintai keterangan saat berada di Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Setelah itu pihak kepolisian masih belum menentukan langkah yang diambil terkait Gus Idris, lantaran masih menunggu hasil penyelidikan.

"Setelah proses penyelidikan yang kita laksanakan pada minggu ini, minggu depan kita akan koordinasi dengan polda jatim, kita akan melaksanakan gelar perkara bersama dengan cyber crime, propam, dan lainnya," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Konvoi PT Freeport Indonesia Ditembaki di Mile 60 Tembagapura, 3 Kendaraan Diterjang Peluru

23 hari lalu

Viral Aksi Koboi di Balikpapan, Pengemudi Mobil Tembakan Air Gun ke Kerumunan Warga

23 hari lalu

Tolak Diajak Rujuk, Wanita Tewas Ditembak Mantan Suami di Mesuji

25 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Mobil Korban Diberondong 3 Tembakan

26 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal