Hindari Klaster Tempat Kerja, PN Surabaya Tracing Semua Pegawai dan Hakim

Ihya Ulumuddin
Ungkapan duka cita atas meninggalnya Hakim PN Suranaya Moch Arifin. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) akan melakukan tracing terhadap seluruh pegawai dan hakim. Upaya ini dilakukan untuk mencegah klaster Covid-19 di tempat kerja pascameninggalnya hakim PN Surabaya, Moch Arifin.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 PN akan melakukan tracing, terutama yang pernah kontak fisik dengan almarhum. Selain itu, seluruh pegawai dan hakim juga akan dites swab,” kata Humas PN Surabaya, Martin Ginting, Kamis (17/9/2020).

Martin mengatakan, disiplin menjaga protokol kesehatan juga akan diperketat lagi. Siapa pun yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan masuk area PN.

“Karena itu diimbau kepada pengguna jasa pengadilan supaya memperketat protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait perkara hukum yang ditangani almarhum Moch Arifin akan dialihkan kepada hakim baru yang ditunjuk sebagai pengganti. “Nanti, kepala PN Surabaya akan menunjuk hakim pengganti. Tidak ada masalah. Prinsipnya layanan tetap jalan,” ujarnya.

Diketahui, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Moch Arifin, meninggal dunia, Rabu (16/9/2020) di salah satu rumah sakit di Semarang akibat Covid-19. Rilis PN Surabaya menyebut, Arifin terpapar Covid-19 dari istrinya yang lebih dulu meninggal.

Arifin sempat mengambil cuti karena istinya dirawat di Semarang akibat Covid-19. Namun, pada 7 September lalu, istri Arifin meninggal dunia.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
29 hari lalu

Otak Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Divonis 3 Tahun 10 Bulan Penjara

2 bulan lalu

Bos Penerbit Musik Divonis 1 Tahun 11 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual

2 tahun lalu

Kejari Surabaya Ajukan Kasasi Vonis Bebas Ronald Tannur

2 tahun lalu

Ronald Tannur Divonis Bebas, Mahfud MD Minta KY Periksa Hakim PN Surabaya

2 tahun lalu

Mahfud MD Soroti Hakim Vonis Bebas Ronald Tannur: Harus Diperiksa karena Tak Masuk Akal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal