Jatim Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Binti Mufarida
Ilustrasi waspada cuaca ekstrem di Jatim hingga 5 Februari mendatang. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Jawa Timur (Jatim) dalam sepekan ke depan atau hingga 5 Februari 2024. Cuaca ini berpotensi terjadi di 38 kabupaten kota di Jatim.

"Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung serta hujan es) pada periode 30 Januari hingga 5 Februari 2024," ujar Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan, Selasa (30/1/2024).

BMKG mendeteksi potensi cuaca ekstrem ini karena sebagian wilayah Jatim telah memasuki puncak musim hujan. Kemudian, adanya Monsun Asia Musim Dingin yang diasosiasikan sebagai musim angin barat mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah, khususnya wilayah Jatim

"Hal ini juga didukung adanya daerah konvergensi atau pertemuan angin yang mendukung terbentuknya awan hujan di wilayah Jawa Timur," katanya.

Selain itu, pada tanggal 3 sampai 5 Februari 2024 diprakirakan adanya akitvitas dari gelombang atmosfer Kelvin yang melintasi wilayah Jatim sehingga berpotensi mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan hujan dalam sepekan ke depan.

"BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan," katanya.

Kemudian, wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Beda Data Badan Geologi dan BMKG soal Dentuman Misterius di Bandung

1 hari lalu

Terungkap! BMKG Sebut Suara Dentuman Hebohkan Bandung Bukan dari Anak Krakatau

2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,3 di Laut Cilacap, Getaran Terasa hingga Pacitan

2 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Jateng, Tidak Berpotensi Tsunami

3 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Kembali Guncang Flores NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal