LAMONGAN, iNews.id - Jembatan di Desa Ngangkrik, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jatim rusak di bagian tiang penyangga karena tidak mampu menahan derasnya arus air setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Rabu (29/11/2017) malam.
Menurut salah satu perangkat desa, Rokhim, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya warga Desa Ngangkrik untuk keluar masuk desa. Akibat ambrolnya jembatan, aktivitas warga menjadi terganggu agar tetap bisa beraktivitas, warga kini membuat jembatan darurat dari bambu.
“Kalau jembatan ini putus ya enggak ada lagi akses untuk keluar. Makanya kami inisiatif membuat jembatan darurat tapi warga tetap berhati-hati terutama anak sekolah,” ujar Rokhim, Kamis (30/11/2017).
Dia menjelaskan, jembatan Desa Ngangkrik dibangun pada tahun 1984 dan sempat diperbaiki pada tahun 2008. Selain karena arus deras, diduga jembatan itu ambrol akibat usia yang sudah tua. Warga berharap pemerintah daerah setempat segera memperbaiki jembatan supaya warga desa bisa beraktivitas seperti biasa.