Khofifah-Puti Terlihat Akrab Saat Jalani Tes Kesehatan

Ihya Ulumuddin
Akrab: Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, saling menyapa jelang pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Graha Amerta Surabaya, Kamis (11/1/2018). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno menjalani tes psikiatri  di Rumah Sakit Graha Amerta Surabaya, Kamis (11/1/2018). Tes psikiatri ini merupakan rangkaian tes kesehatan pasangan calon sebagaimana yang disyaratkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pantauan iNews.id, kedua pasangan calon ini datang hampir bersamaan. Emil datang terlebih dulu dengan mengenakan hem putih keabu-abuan. Tak lama berselang Khofifah datang dengan mengenakan batik songket dengan kerudung merah jambu cerah. Senyum dan sapa langsung ditebar Khofifah sesaat turun dari mobil Alphard hitam yang mengantarkannya.

Hanya berbeda beberapa menit, giliran Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang datang bersamaan dengan pasangannya, Puti Guntur Soekarno. Keduanya menggunakan kendaraan berbeda.
Seperti biasa Gus Ipul, mengenakan baju koko putih, peci hitam dengan celana senada. Sedangkan Puti Guntur Soekarno mengenakan baju hitam selutut kombinasi batik merah, dan kerudung merah yang menunjukkan ciri khas warna PDI Perjuangan.

Suasana hangat begitu terasa saat kedua pasangan ini bertemu. Mereka saling menyapa dan melempar senyum. Suasana hangat juga terlihat kedua pasangan ini berada di ruang tunggu.  Mereka saling bercengkrama. Khofifah misalnya,  terlihat begitu akrab dengan calon wakil gubernur, Puti Guntur Soekarno. Keduanya bahkan terlihat cukup lama bersalaman. Sayang tidak terdengar apa yang mereka perbincangkan. Sebab awak media tidak diperkenankan masuk.  

Direktur Utama RSUD, Harsono mengatakan,  hari ini adalah tahap pertama tes kesehatan. Kedua pasangan calon akan menjalani tes Pskiatry.  Selanjutnya, Jumat besok ada tahap tes lanjutan, berkenaan dengan kondisi fisik pasangan calon.  "Ada 11 dokter spesialis yang kami libatkan.  Masing-masing dokter akan dibantu enam orang petugas medis. Jadi pemeriksaan akan sangat komperhensif," kata Harsono, Kamis (11/1/2018).

Dibanding periode sebelumnya, tes kesehatan calon kepala daerah saat ini memang lebih lama dan rumit. Pasalnya KPU mensyaratkan pemeriksaan menyeluruh, dan semuanya harus dilakukan oleh dokter spesialis. Sementara pada periode lalu, cukup hanya satu dokter umum.  "Kalau dulu dua jam bisa selesai. Lha kalau sekarang satu item pemeriksaan saja bisa lima jam," ucapnya.  

Meski begitu, Harsono mengaku tidak ada persoalan. Sebab pihaknya sudah cukup lama memersiapkan tim pemeriksa kesehatan calon gubernur dan wakil gubernur ini.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga

57 tahun lalu

Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Ngeri! Maling Motor Modus COD di Pasuruan Dihajar Massa hingga Kritis

57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal