Orang Tua Siswa SD yang Dibunuh Tak Menyangka Pelakunya Tetangga

Pipiet Wibawanto
Samijo menunjukkan foto putranya, Muhammad Arifin yang tewas dibunuh tetangganya sendiri. Korban dimakamkan Jumat subuh (20/10/2017) setelah jenazahnya diatopsi di RSUD dr Koesma Tuban.

Siswa kelas 1 SD negeri, Muhammad Arifin, yang dibunuh tetangganya akhirnya dimakamkan di Dusun Tawing, Desa Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat subuh (20/10/2017). Korban langsung dikuburkan setelah diautopsi di RSUD dr R Koesma Tuban.

Kematian bocah berusia tujuh tahun itu meninggalkan duka mendalam bagi kedua orang tuanya, Samijo dan Waniti. Keluarga tidak menyangka putranya dibunuh dengan sadis oleh tetangga mereka, Wusito, yang diketahui mengidap gangguan jiwa. Saat ditemui iNews TV di rumahnya, Samijo dan Waniti masih terlihat terguncang. Bahkan, ibu korban, Waniti, sering pingsan. “Ya, tidak menyangka pembunuhnya masih tetangga sendiri,” kata Samijo.

Kini, Samijo hanya bisa pasrah kehilangan putranya yang sebelumnya sempat hilang selama empat hari. Selama itu pula, Samijo dibantu para tetangga dan polisi mencari korban. Kamis malam, 20 Oktober 2017, Samijo terkejut mengetahui putranya ditemukan tewas membusuk di rumah tetangganya sendiri.

Muhammad Arifin tewas di tangan Wusito yang diduga mengidap gangguan jiwa. Setelah dibunuh, pelaku memutilasi tangan kanan korban. Kepalanya remuk dihantam dengan cangkul. Jasadnya disembunyikan di kolong tempat tidur dari bambu  dan ditemukan empat hari kemudian.

Kini, pelaku sudah diamankan polisi di Mapolres Tuban. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status pelaku yang diduga mengidap gangguan jiwa. Namun, polisi masih akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku yang tega membunuh anak tetangganya. Polisi juga masih mendalami motif pelaku membunuh korban. “Ya, almarhum dimakamkan subuh tadi setelah dari rumah sakit,” kata tetangga korban, Jiwo.

Muhammad Arifin sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin lalu, 16 Oktober 2017. Bocah tujuh tahun ini tiba-tiba menghilang saat di sekolah. Pencarian yang dilakukan orang tua bersama warga dan polisi tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya korban ditemukan tewas di rumah tetangganya. Ayah pelaku pembunuhan menjadi yang pertama kali menemukannya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

57 tahun lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

57 tahun lalu

Pematangsiantar Gempar, Anak Diduga Bunuh Ibu Kandung Berusia 85 Tahun

57 tahun lalu

Identitas 7 Tersangka Pembakar Pesawat dan Pembunuh Pilot AS di Yahukimo, Berstatus DPO

57 tahun lalu

7 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Pesawat AMA dan Pembunuh Pilot AS di Yahukimo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal