Penyerangan Polisi, Kapolda Jatim: Pelaku Terlibat Kelompok Radikal

Ihya Ulumuddin
Kapolda Jatim, Luki Hermawan. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Kasus penyerangan anggota polisi di Paciran, Selasa (20/11/2018) dini hari, kini ditangani Detasmen Khusus (Densus) 88 Anti Teror, Mabes Polri. Sebab ditengarai, kasus ini berkaitan dengan kelompok radikal.

Indikasi tersebut diketahui dari penggeledahan rumah kedua pelaku di Sidoarjo. Dari hasil penyelidikan tersebut polisi mendapati fakta, bahwa kedua pelaku masuk dalam jaringan kelompok radikal.

“Tadi rumahnya di Sidoarjo sudah digeledah. Di sana banyak ditemukan buku-buku yang berkaitan dengan kelompok radikal. Terkait jaringannya siapa, menjadi wewenang Densus,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (20/11/2018).

Yang mengejutkan, satu dari dua pelaku tersebut adalah mantan mantan anggota polisi. Dia adalah ER, mantan anggota Polres Sidoarjo. Tahun 2011 silam, ER dipecat dari satuanya karena terlibat dalam pembunuhan guru ngaji.

“Ya dia (ER) pecatan polisi. Sedangkan rekannya, MSA adalah warga sipil,” kata Luki.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KM Entok Bawa 19 ABK Hilang Kontak di Perairan Kangean, Keluarga Datangi Posko

57 tahun lalu

Heboh! Benda Diduga Bom Peninggalan Perang Ditemukan di Sungai Blitar

57 tahun lalu

Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi

57 tahun lalu

Tahlilan 7 Hari ASN Bangkalan Tewas di Mobil Dinas, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Modus Baru Penyelundupan Gading Gajah, Dititipkan Dalam Koper Jemaah Umrah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal