Polisi Bongkar Makam Santri di Lamongan yang Diduga Meninggal Tak Wajar 

Abdul Wakhid
Kuburan seorang santri di Lamongan dibongkar polisi. Sebab ada dugaan korban meninggal tak wajar. (ilustrasi).

LAMONGAN, iNews.id - Kuburan seorang santri salah satu pondok pesantren di Pacet, Mojokerto dibongkar polisi. Upaya ini dilakukan setelah santri bernama Galang Tatkaryaka Raisaldi (14) asal Kabupaten Lamongan diduga meninggal dunia secara tidak wajar. 

Hasil penyelidikan polisi ada kejanggalan dengan kematian remaja tersebut. Karena delapan hari setelah pemakaman, kuburan korban dibongkar. 

Proses pembongkaran makam ini melibatkan Polres Mojokerto dan sejumlah dokter, termasuk mereka yang sedang melanjutkan program pendidikan dokter spesialis (PPDS). Sementara petugas Polres Lamongan membantu pengamanan. 

Informasi yang dihimpun, korban diketahui meninggal pada Kamis, 14 Oktober siang. Kemudian sorenya dibawa pulang ke Lamongan untuk dimakamkan. Saat memandikan korban, pihak keluarga curiga karena ada luka di lengan kanan dan kiri korban. Selain itu setelah dimandikan keluar darah dari hidung. 

Orang tua almarhum, Miftahul Ulum mengatakan, pembongkaran makam anaknya ini untuk mencari fakta penyebab kematian. Sebab ada sesuatu yang tidak diungkap secara transparan oleh pihak pesantren. 

"Ada yang janggal pada tubuh anak saya. Ada luka di lengan kanan dan kiri. Selain itu hidung juga mengeluarkan darah. Pembonkaran ini untuk mengungkap semua dugaan kejanggalan itu," tuturnya. 

Dia berharap kasus kematian anaknya tak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi pengasuh pondok lain untuk lebih memperhatikan santrinya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
11 hari lalu

Oknum Guru Ponpes di Lampung Utara Ditangkap Diduga Cabuli 5 Santriwati

13 hari lalu

Tokoh Agama di Bondowoso Laporkan 3 Akun TikTok Diduga Buat Konten SARA

16 hari lalu

Lantai Tiga Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar, Santri Panik Selamatkan Diri

24 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

25 hari lalu

Buntut Keracunan Massal, SPPG Pemasok MBG ke Ponpes Al Askar Kendari Disanksi Suspend 30 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal