SURABAYA, iNews.id – Acara selamatan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/2/2019) malam, berlangsung meriah. Suasananya mengingatkan sejumlah tamu pada saat Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menerima tamu-tamunya di Istana Negara Jakarta.
“Ini seperti zaman Gus Dur dulu. Beginilah kalau gubernurnya NU. Tradisi berdoa dan kumpul-kumpul seperti ini kental sekali. Saya sampai terharu,” kata Lily Wahid, kakak perempuan Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, KH Salahuddin Wahid.
Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan hadir memenuhi halaman dan seluruh ruangan. Tak ada penjagaan ketat atau bahkan protokoler seperti sebelum-sebelumnya. Seluruh tamu bebas datang dan menikmati aneka kuliner khas Jatim. Mereka juga bisa bersalaman dan berfoto bersama dengan gubernur dan wakil gubernur baru.
Selain karena tamu bebas datang, ruangan Grahadi juga dibuat lesehan. Para tamu bisa duduk ramai tanpa jarak pembeda antara orang biasa maupun orang penting atau yang dianggap penting.
Saking bebasnya, beberapa tamu bahkan merasa berada di pondok pesantren. Sebab, banyak di antara tamu yang bersarung dan hanya mengenakan sandal jepit. “Wah koyok pondok suasane. Nyaman sekali. Grahadine dadi ndalem (istilah rumah kiai di pesantren),” kata Zainal, warga Kota Malang.