Video Viral Oknum Kades di Tuban Mabuk Lontarkan Seruan Pilih Salah Satu Paslon Bupati

Pipiet Wibawanto
Video viral oknum kepala desa (kades) secara terang-terangan menyerukan untuk memilih salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tuban. (Foto: Tangkapan layar video).

TUBAN, iNews.id  – Oknum kepala desa (kades) secara terang-terangan menyerukan untuk memilih salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tuban pada Pilkada Serentak 2024. Video tersebut viral di media sosial.

Dalam video viral itu terlihat Kades Binangun, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Muhammad Munja, mengenakan kaus bertuliskan, "Saya Kades Saya Netral".

Dalam kondisi mabuk, Munja melontarkan ajakan dan dukungan untuk salah satu paslon bupati dan wakil bupati Tuban. Saat dikonfirmasi, Munja membenarkan dalam rekaman video itu merupakan dirinya.

Dia kaget setelah tahu videonya viral di media sosial. "Karena kondisi tidak sadar mabuk tuak," ujar Munja usai memberikan klarifikasi di Kantor Bawaslu Tuban, Sabtu (16/11/2024). 

Sementara itu, informasi dari Bawaslu, telah memanggil dan mengklarifikasi sebanyak enam orang terkait kasus video viral oknum kades tidak netral. Pertama, yaitu pelapor dan dua saksi, kemudian Camat Singgahan, pengunggah sekaligus perekam video serta Kades Binangun.

"Yang ditanyakan terkait materi yang ada di video, dia mengakui video itu miliknya. Untuk hasilnya karena materinya banyak sehingga masih harus kita kaji dari enam orang yang kita klarifikasi," kata Komisioner Bawaslu Tuban, Mochammad Sudarsono.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ayah Bunuh Anak Kandung di Buton Tengah, Diduga Tak Terima Ditegur Kerap Mabuk

12 hari lalu

Kades di Pasuruan Digerebek Warga Saat Berduaan dengan Istri Orang di Kos, Kini Didesak Mundur

2 bulan lalu

Curi Uang Rp75 Juta untuk Judol, Cucu Kades di Lampung Ditembak Petugas

2 bulan lalu

Tambang Ilegal Lereng Merapi Dibongkar, Kades di Boyolali Jadi Tersangka

2 bulan lalu

Usai Dicopot, Eks Kajari Tuban dan 2 Kasi Diperiksa Kejagung terkait Suap Rp600 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal