Gubernur Sutarmidji Minta Pelayanan Publik Tidak Pungli, Penghasilan Sudah Ditambah

Reza Yunanto
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji meminta pelayan publik jauhi pungli. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (kalbar) Sutarmidji meminta jajaran pemerintahan yang memberikan pelayanan publik tidak lagi melakukan pungutan liar (pungli). Perbaikan penghasilan dan pemberian tunjangan sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya pungli.

"Perbaikan penghasilan sudah diterapkan. Tunjangan juga dapat. Kalau masih juga melakukan (pungli) itu, untuk apa?," kata Sutarmidji dikutip dari laman Pemprov Kalbar, Jumat (12/3/2021).

Sutarmidji meminta seluruh jajaran layanan publik menjauhi pungli. Dia mengaku tidak akan mentolerir praktek pungli. Masyarakat yang mengetahui adanya pungli agar melapor.

"Jika masih ditemukan oknum yang melakukan pungli, saya pastikan oknum itu akan ditindak," ujarnya.

Sutarmidji mencontohkan pelayanan publik di Pontianak. Layanan perizinan di ibu kota Provinsi Kalbar itu sudah tidak lagi mempertemukan langsung pemohon dan pemberi layanan. Semuanya dilakukan secara online diserai barcode.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 jam lalu

Permudah Warga, UNY Dampingi Digitalisasi Pemdes Gunungkidul lewat E-Kelurahan

16 hari lalu

Polda Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba Skala Besar, Sita Sabu 4,3 Kg hingga Uang Rp3,8 Miliar

3 bulan lalu

Heboh! Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Blitar Rp100 Juta, Penasaran Apa Saja Fasilitasnya?

3 bulan lalu

Bupati Kotabaru Teken Nota Kesepakatan dengan Ombudsman RI

3 bulan lalu

Kejati Jatim Tahan 3 Tersangka Kasus Pungli Izin Tambang, Rp2,3 Miliar Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal