Kejati Kalbar Terima Aduan 12 Ambulans Infeksius Bermasalah

Antara
Kejati Kalbar melakukan klarifikasi aduan masyarakat terhadap 12 ambulans infeksius yang diduga bermasalah. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) menerima aduan masyarakat terkait 12 ambulans infeksius yang dibagikan Pemerintah Provinsi Kalbar. Ambulans tersebut dinilai bermasalah karena tidak sesuai kelengkapan standar medis.

"Begitu menerima pengaduan dari masyarakat, kami langsung melakukan proses klarifikasi," kata Bidang Intelijen Seksi Ekonomi Kejati Kalbar, Thoriq Mulahela di Pontianak, Selasa (12/10/2021).

Dia mengatakan, klarifikasi tersebut merupakan prosedur normal sebagai tindak lanjut pengaduan masyarakat. Tindakan ini juga bagian dari pengawalan proyek pemerintah yang bersifat strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Untuk sementara saya tidak bisa cerita yang masuk ke pokok materinya. Tapi intinya memang saat ini sedang melakukan proses klarifikasi dan segala macam," ujarnya.

Pada 30 Agustus 2021 lalu, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyerahkan 12 unit ambulans infeksius beserta perlengakapan medis pendukung kepada sejumlah bupati dan wali kota di Kalbar. 

Ambulans infeksius itu diprioritaskan untuk percepatan penanganan darurat pandemi Covid-19 di Kalbar.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
15 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 11,67 Kg di Sambas Kalbar, 2 Tersangka Ditangkap

17 hari lalu

Viral Ambulans Bawa Pasien Kritis Terjebak Portal Jembatan di Bondowoso

17 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Kubu Raya, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

1 bulan lalu

Viral Mobil Listrik Diduga Halangi Ambulans Bawa Pasien Kritis di Solo, Pengemudi Ditilang

1 bulan lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal